Selasa, 18 Januari 2011

Sinopsis Dan Resensi Laskar Pelangi


Sinopsis Buku:

Begitu banyak hal menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota Laskar Pelangi. Sebelas orang anak Melayu Belitong yang luar biasa ini tak menyerah walau keadaan tak bersimpati pada mereka. Tengoklah Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmubahkan terkadang hanya untuk menyanyikan Padamu Negeri di akhir jam sekolah.

Atau Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis, kreatif, dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga sembilan orang Laskar Pelangi lain yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup dan berjuang meraih cita-cita. Selami ironisnya kehidupan mereka, kejujuran pemikiran mereka, indahnya petualangan mereka, dan temukan diri Anda tertawa, menangis, dan tersentuh saat membaca setiap lembarnya.Buku ini dipersembahkan buat mereka yang meyakini the magic of childhood memories, dan khususnya juga buat siapa saja yang masih meyakini adanya pintu keajaiban lain untuk mengubah dunia: pendidikan.
Saya sangat mengagumi novel Laskar Pelangi karya Mas Andrea Hirata. Ceritanya berkisah tentang perjuangan dua orang guru yang memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan. [Novel ini menunjukkan pada kita] bahwa pendidikan adalah memberikan hati kita kepada anak-anak, bukan sekadar memberikan instruksi atau komando, dan bahwa setiap anak memiliki potensi unggul yang akan tumbuh menjadi prestasi cemerlang di masa depan, apabila diberi kesempatan dan keteladanan oleh orang-orang yang mengerti akan makna pendidikan yang sesungguhnya. (Kak Seto - Ketua Komnas Perlindungan Anak).

Ramuan pengalaman dan imajinasi yang menarik, yang menjawab inti pertanyaan kita tentang hubungan-hubungan antara gagasan sederhana, kendala, dan kualitas pendidikan. (Sapardi Djoko Darmono - Sastrawan dan Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya UI)

Di tengah berbagai berita dan hiburan televisi tentang sekolah yang tak cukup memberi inspirasi dan spirit, maka buku ini adalah pilihan yang menarik. Buku ini ditulis dalam semangat realis kehidupan sekolah, sebuah dunia tak tersentuh, sebuah semangat bersama untuk survive dalam semangat humanis yang menyentuh. (Garin Nugroho - Sineas)

Cerita Laskar Pelangi sangat inspiratif. Andrea menulis sebuah novel yang akan mengobarkan semangat mereka yang selalu dirundung kesulitan dalam menempuh pendidikan. (Arwin Rasyid - Dirut Telkom dan dosen FEUI).

Inilah cerita yang sangat mengharukan tentang dunia pendidikan dengan tokoh-tokoh manusia sederhana, jujur, tulus, gigih, penuh dedikasi, ulet, sabar, tawakal, takwa, [yang] dituturkan secara indah dan cerdas. Pada dasarnya kemiskinan tidak berkorelasi langsung dengan kebodohan atau kegeniusan. Sebagai penyakit sosial kemiskinan harus diperangi dengn metode pendidikan yang tepat guna. Dalam hubungan itu hendaknya semua pihak berpartisipasi aktif sehingga terbangun sebuah monumen kebajikan di tengah arogansi uang dan kekuasaan materi. (Korrie Layun Rampan - Sastrawan dan Ketua Komisi I DPRD Kutai Barat)

Resensi Buku:

Banyak orang yang telah membaca buku ini mengatakan kesan “menarik” kepada saya. Karena penasaran, saya pun membelinya. Setelah saya membacanya sendiri, ternyata bukan hanya kata menarik yang didapat dari cerita dalam buku ini, tapi SUNGGUH MENGESANKAN! Buku yang menurut saya banyak sekali pelajaran yang bisa diambil; keagamaan, persahabatan yang luar biasa, cinta pertama yang indah, ketegaran hidup, bahkan makna sebuah takdir yang tidak bisa kita tebak, Sebuah buku yang “pintar” hasil dari pemikiran seorang yang pintar. Menggabungkan dua hal yang berbeda, sastra dan science. Sepertinya saat kita membaca ini kita bukan hanya terlarut dalam perjalanan hidup pelaku didalamnya tapi juga kita bisa belajar banyak. Mulai dari ilmu dunia fisika, istilah biologi, geografi dari provinsi Bangka Belitong, sampai perekonomian masyarakat di sana yang dikuasai sepenuhnya oleh penambangan timah. Cerita ini memang lain dari cerita biasanya. Mengambil latar pada sebuah tempat yang tak terpikirkan oleh kita. Sebuah tempat kecil di Indonesia yang memiliki kekayaan yang luar biasa. Sayangnya tidak semua penduduknya dapat merasakan hasil dari kekayaan alam negerinya. Tersebutlah sebuah daerah di Belitong di mana masyarakat di dalamnya terbagi dalam dua bagian yang amat berbeda status sosialnya. Dimana terdapat masyarakat yang dapat menikmati fasilitas terbaik dan kehidupan yang sangat layak. Mereka lah orang-orang staf atau petinggi PN Timah. Di lain pihak, terdapat sekumpulan manusia yang harus jungkir balik untuk menafkahi keluarganya dan hidup dengan fasilitas yang bahkan sangat tidak memadai. Merekalah para pekerja rendahan dari PN Timah. Mereka tak bisa ikut merasakan kemewahan yang dinikmati para golongan elite, karna secara langsung, pemerintah disana telah memisahkan tempat tinggal, pekerjaan dan membedakan status diantara keduanya. Tersebutlah sebuah sekolah terpencil di daerah Belitong yang bahkan tak tersentuh tangan pemerintah, Sekolah Muhamadiyah. Bertahan demi pendidikan rakyat miskin. Pengorbanan dari satu-satunya pengajar yang harus diacungi jempol yang bertahan demi kemajuan pendidikan ilmu dan agama untuk anak-anak tidak mampu, dialah Ibu Mus. Dan ketabahan sang kepala sekolah yang terkadang merangkap sebagai guru, Pak Harfan. Benar-benar luar biasa membayangkan betapa merekalah cerminan kata-kata “Guru, Pahlawan tanpa tanda jasa” yang sesungguhnya. Mereka telah berhasil mencetak manusia-manusia yang walaupun tidak keseluruhan sukses secara materi tapi mereka semua sukses dalam berperilaku sosial yang baik. Berkeagamaan yang baik dan setidaknya jika ada yang menjadi petinggi, mereka bukanlah seorang koruptor. Inilah kisah yang paling menarik dari buku ini. Persahabatan sepuluh orang anak miskin yang menamakan diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Mereka sudah bersama sejak mereka memulai bangku sekolah. Merekalah : Ikal, Mahar, Lintang, Harun, Syahdan, A Kiong, Trapani, Borek, Kucai dan satu-satunya wanita di kelas mereka, Sahara. Mereka semua diberi suatu karakter yang kuat satu sama lain oleh sang penulis sehingga sifat diantara mereka semuanya unik. Banyak hal yang mereka lalui bersama. Kemiskinan sepertinya bukan hal yang bisa merusak masa kanak-kanak mereka. Kisah indah percintaan anak muda antara Ikal dengan seorang Tionghoa bernama A Ling yang berawal dari pembelian kapur tulis yang mengesankan. Kesabaran Ikal untuk bisa mendapatkan kekasih hatinya sampai ketegaran Ikal saat A Ling akhirnya harus meninggalkannya. Dari sini kita dapat belajar bahwa seorang anak kecil bahkan bisa bersikap jauh lebih dewasa dibandingkan orang dewasa saat menghadapi masalah percintaan. Siapa juga akan menyangka bahwa sekolah terpencil Muhamadiyah bisa berbuah dua orang genius di bidang yang berbeda. Dialah Lintang, sang ilmuwan cilik. Dan Mahar, sang seniman sejati. Banyak perubahan besar yang mereka lakukan dalam merubah citra sekolah Muhamadiyah dimata masyarakat elite melalui bidang mereka masing-masing. Tapi ternyata nasib selanjutnya berkehendak lain. Ayah Lintang meningggal dunia, dan sang genius itu terpaksa harus menghentikan pendidikannya di sekolah Muhamadiyah akibat tak ada biaya. Tak ada yang menyangka juga bahwa sang seniman, Mahar, semakin hari justru malah semakin tertarik pada ilmu mistik alam gaib. Karena suatu hal, membawa ia pada suatu pertemuan dengan seorang anak perempuan tomboy, anak seorang penguasa kapal keruk di PN Timah, Flo. Karena tertarik pada bidang mistik yang dimiliki oleh Mahar, Flo akhirnya meninggalkan segala kemewahan sekolah PN untuk melanjutkan studinya di sekolah miskin Muhamadiyah. Mereka bersama kelompok pecinta alam gaibnya telah banyak menguak misteri yang dianggap orang keramat di daerah Belitong. Tak jarang kelompok yang dipimpin Mahar ini mendapatkan ejekan dari masyarakat setempat. Tapi Mahar serta Flo tak pernah menyerah. Juga walaupun telah ditegur oleh Ibu Mus karna telah menodai ilmu agama, tapi Mahar dan Flo tetap pada jalan yang telah ia tempuh. Hobi mereka pada alam gaib ini menyebabkan mereka terancam tak bisa mengikuti ebtanas karna nilai-nilai mereka yang semakin menurun. Mereka pun mulai resah. Akhirnya terlintas ide untuk meminta petunjuk pada seorang dukun sakti yang banyak disebut oleh masyarakat sebagai manusia setengah peri, Tuk Bayan Tula. Maka pergilah Flo dan Mahar bersama tim dunia mistiknya mengunjungi kediaman sang Tuk yang terdapat pada sebuah pulau tak berpenghuni yang terkenal sangat angker yaitu Pulau Lanun. Dengan mempertaruhkan nyawa sepanjang perjalanan, akhirnya mereka semua sampai di Pulau tersebut. Dengan menempuh perjalanan yang panjang dan mengerikan, akhirnya mereka sampai ke suatu gua tempat kediaman sang dukun. Dan mereka berhasil berjumpa langsung dengan Tuk Bayan Tula, sang idola mereka. Maka berceritalah Flo dan Mahar tentang masalah mereka di sekolah. Tuk yang menghargai usaha mereka mencapai pulau itu kemudian memberi mereka sebuah petunjuk yang tertulis pada sebuah gulungan kertas. Siapa menyangka ternyata petunjuk yang diberikan sang dukun bisa mengubah jalan hidup Mahar dan Flo. Dua belas tahun kemudian, kesepuluh sahabat itu menjadi seseorang yang benar-benar tidak bisa disangka. Mereka menjalani hidup mereka masing-masing dengan damai dan selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan pada mereka saat itu. Seperti apakah petunjuk yang diberikan oleh sang dukun sakti kepada Mahar dan Flo hingga menyebabkan perubahan pada diri mereka? Bagaimana pula nasib sang genius Lintang setelah dia putus sekolah? Apa yang terjadi pula pada kisah cinta pertama Ikal pada A Ling, apakah masih ada harapan baginya untuk bertemu dengan A Ling? Ikuti kisahnya dalam buku Laskar Pelangi. Saya yakin, tak akan menyesal membaca buku ini karena buku ini memberi kita pelajaran, bagaimanapun hidup yang kita jalani, kita harus senantiasa bersyukur.

Sumber: berbagai sumber

Senin, 17 Januari 2011

sinopsis buku harry potter

  • Harry Potter and The Chamber Of Secrets
Harry Potter sudah tidak tahan lagi melewati liburan musim panas bersama keluarga dursley yang menyebalkan, dan dia ingin sekali bisa segera kembali ke Sekolah Sihir Hogwarts. Tetapi tiba-tiba muncul makhluk aneh bernama Dobby, yang melarangnya kembali ke sana. Malapetaka akan menimpa Harry kalau dia berani kembali ke Hogwarts.
Dan melapetaka betul-betul terjadi. Karena pada tahun keduanya di Hogwarts muncul siksaan dan penderitaan baru, dalam wujud guru baru sok bernama Gilderoy Lockhart, hantu bernama Myrtle Merana yang menghantui toilet anak perempuan, dan perhatian tak diinginkan dari adik Ron Weasley, ginny.
Tetapi semua itu cuma gangguan kecil dibandingkan dengan bencana besar yang kemudian melanda sekolah: Ada yang mengubah murid-murid Hogwarts menjadi batu. Mungkinkah pelakunya Draco Malfoy yang jahat, pesaing utama Harry? Mungkinkah dia Hagrid, yang riwayat masa lalunya akhirnya terbongkar? Atau, mungkinkah pelakunya anak yang paling dicurigai semua orang di Hogwarts... yakni Harry Potter sendiri???  



  • HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 1 
Harry Potter and the Deathly Hollows Part 1' dibuka dengan pidato Menteri Sihir Rufus Scrimgeour (Bill Nighy) yang menegaskan bahwa situasi masih aman dan terkendali. Ini seperti sebuah bantahan untuk menenangkan rakyat yang sebenarnya tengah dikuasai oleh kekuatan-kekuatan jahat dari alam kegelapan. Alkisah, setelah kematian Profesor Dumbledore, kekuatan Lord Voldemort (Ralph Fiennes) semakin merajalela, menanamkan kuku-kuku jahatnya di Kementerian Sihir, dan melanjutkan usahanya untuk membunuh Harry Potter.

Melalui Kementerian Sihir yang telah dikuasainya, Voldemort juga mengambil-alih kendali Sekolah Sihir Hogwarts sehingga trio Harry Potter, Ron dan Hermione melarikan diri dari sana. Film ini mengisahkan petualangan trio penyihir yang telah beranjak dewasa itu setelah Hogwarts tak lagi menjadi tempat yang nyaman bagi mereka. Dengan pengawalan Hagrid dan Mad-Eye, mereka berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menghindari kejaran orang-orang Voldermort.

Di bawah ancaman pembunuhan itu, Harry dan kawan-kawannya harus menyelesaikan misi Dumbledore yang belum selesai, yakni menemukan Hocrux untuk melenyapkan kegelapan yang menguasai dunia. Dumbledore memberikan warisan terakhir berupa Deluminator kepada Ron, kitab 'The Tales of Beetle the Bard' untuk Hermione, dan Snitch untuk Harry Potter. Tidak hanya itu, Harry juga mendapat warisan Pedang Gryffindor. Namun, pedang ini tak diketahui keberadaannya. Harry harus mencarinya karena hanya dengan pedang itulah, Horcruxe bisa dipecahkan.

Dikerjakan oleh sutradara David Yates yang sebelumnya mengerjakan 'The Order of The Phoenix' dan 'Half Blood Prince', 'Deathly Hollows Part 1' menjadi film eksyen-petualangan yang seru, dan menyajikan ketegangan nyaris tanpa putus dari awal hingga akhir. Yang menarik, justru ketika 'Harry Potter' tiba pada seri yang paling gelap, unsur komedi dan dramanya muncul lebih intens. Dalam film ini, kita akan menyaksikan trio penyihir itu menghadiri resepsi pernikahan, hingga bagaimana mereka menjelajah kota London, masuk ke kafe memesan Capucino.

Daniel Radcliffe, Rupert Grint dan Emma Watson yang telah tumbuh menjadi aktor-aktris remaja melanjutkan aksinya, memainkan perannya masing-masing secara lebih emosional dan matang. Kita akan menyaksikan Harry Potter ciuman, Ron cemburu dan ngambek, Hermoione menampar Ron serta kekompakan mereka sebagai tiga sahabat yang tersesat di hutan, dan harus bahu-membahu mengatasi berbagai rintangan.

Sampai pada bagian pertama dari sekuel terakhir ini, 'Harry Potter' menemukan klimaksnya. Ini adalah film terbaik dari seluruh rangkaian, secara total menyajikan sebuah dunia yang gelap dan menakutkan. Film ini akan membuat kita tidak sabar untuk menunggu bagian keduanya, yang baru akan rilis setahun lagi.

  • Harry Potter and The Prisoner of Azkaban
 Rasanya hampir tidak ada orang di dunia (baik itu anak-anak, dewasa, maupun tua) yang tidak mengenal siapa itu Harry Potter, anak berkacamata dengan luka berbentuk kilat di dahi, yang kebetulan juga mempunyai kemampuan sihir diatas rata-rata dan punya musuh penyihir paling ditakuti yaitu Voldemort.

Film ini menceritakan kisah Harry Potter pada tahun ketiganya di Hogwarts, sekolah khusus bagi para penyihir muda. Meski telah diperingati untuk tidak menggunakan sihirnya selama tinggal di dunia muggle, Harry yang emosi lepas kontrol dan menyihir bibi Marge, kakak paman Vernon, hingga menggelembung seperti balon.

Anehnya, Kementrian Sihir terkesan tutup mata atas kesalahan Harry tersebut. Misteri itu terjawab oleh berita mengejutkan yang muncul belakangan : Sirius Black, penjahat paling berbahaya dan dianggap sebagai salah satu dalang tewasnya kedua orang tua Harry, lolos dari Azkaban.

Penasaran dengan misteri yang menyelimuti kematian orang tuanya, apalagi seteleh mengetahui kalau Black adalah salah satu kawan akrab ayahnya James Potter, membuat Harry memulai aksi petualangannya yang mendebarkan. Ia tidak sadar kalau musuhnya berada sangat dekat dengannya.

KUMPULAN BUKU-BUKU BEST SELLER KARYA RADITYADIKA

  • Cinta Brontosaurus
Ada satu adegan yang mana gue harus berantem ama orang di depan orang banyak. Gue akting dengan segenap jiwa dan raga.
Dengan menyeimbangkan emosi dengan karakter.
Dengan masuk ke dalam jiwa sang tokoh.
Dengan total.
Layaknya Tom Krus minum Irex. Uoh!
Setelah selesai shooting, gue tanya ke Mister, salah satu temen yang ada di lokasi syuting.
Gimana tadi acting gue pas berantem, keren, ya? gue nanya dengan pede.

Kayak babi lepas, dia jawab santai.
Cinta Brontosaurus adalah kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi Raditya Dika, pengarang buku KambingJantan yang bego, tolol, tetapi tetap kontemplatif. 13 kisah di dalamnya adalah pengalaman nyata.
  •   Kambing Jantan - Sebuah Catatan Pelajar Bodoh 
Esok paginya, ternyata jerawat gw makin banyak!!!! Tdakkkk?rupanya adayang infeksi gitu soalnya si tukang salon salah ngasih obat?Nyokap gw langsung panik, mulai saat itu dia tiap malem bersiin muka gw pake lation ama toner pembersih. Ajaibnya setiap kali dibersiin ama dia, paginya pasti jerawat gw berkurang banyak sekali!!!!
Selidik punya selidik, gw bertanya kepada sang mama?
Gw: Ma, kok jerawatnya ilangnya kok cepet banget sih? Lationnya bagus ya?
Nyokap: Wahhh?rahasianya bukan dikrim ato tonernya, kung?
Gw: Trus?
Nyokap: Rahasianya tuh pada kain yang mama pake buat bersiin muka kamu!
Pas gw ngeliatin tuh kain ternyata bentuknya segi tiga, ternyata ada karetnya di bagian atas?ternyata?itu adalah kolor bokap gw!!!!!!! TIDAAAAAKKK?.jadi selama ini nyokap gw menjamah dan mengusap muka gw pake kolornya bokap?Huhuhuu?nasip?tapi manjur lho!
pesan moral: ternyata selain buat topi, kolor mempunyai kegunaan lain yang menakjubkan!
  • Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa 
Beberapa menit kemudian kelas dimulai. Kayaknya ngajar kelas 1 SMP bakalan jadi living hell. Baru masuk aja udah berisik banget. ‘Selamat siang, saya Dika,’ gue bilang ke kelas 1 SMP yang baru gue ajar ini. ‘Saya guru untuk pelajaran ini.’ ‘Siang, Pak!’ kata anak cewek yang duduk di depan. ‘Jangan Pak. Kakak aja,’ kata gue sok imut. Gue lalu mengambil absensi dan menyebutkan nama mereka satu per satu. ‘Sukro,’ gue manggil. ‘Iya, Kak.’ Sukro menyahut. ‘Kamu kacang apa manusia?’ ‘Hah? Maksudnya?’ ‘Engga, abis namanya Sukro, kayak jenis kacang,’ kata gue, kalem. ‘Oke, kacang apa manusia?’ ‘Ma-manusia, Kak.’ ‘KURANG KERAS!’ Gue menyemangatinya. ‘MANUSIA, KAK!’ Satu kelas hening.

RADIKUS MAKANKAKUS: Bukan Binatang Biasa adalah buku ketiga Raditya Dika (setelah Kambingjantan dan Cinta Brontosaurus), berisi pengalaman-pengalaman pribadi Raditya Dika sendiri yang bego, tolol, dan cenderung ajaib. Simak kisah Raditya Dika jadi badut Monas sehari, ngajar bimbingan belajar, dikira hantu penunggu WC, sampai kena kutuk orang NTB. Penulis Indonesia, tidak pernah segoblok ini.
  • Tolong, Radith Membuat Saya Bego! 

Salah satu pertanyaan yang sering gue dapet adalah, 'Apakah hidup kamu selalu dipenuhi dengan tawa, selalu menertawakan hal-hal yang terjadi dalam hidp?' Jawaban sejujurnya, adalah,'engga juga'. Gue juga pernah ngerasain rasanya sedih, sakit hati, dan tentu saja, pengen dihibur. Gue juga pengen main, sama-sama ketawa.

Which brings us to this book. Buku tolong, radith membuat saya bego adalah sebuah proyek yang memperlihatkan bahwa penulis dan pembaca bisa bermain bersama. Melalui buku ini, gue merasa terhibur melihat pembaca yang mengirimkan foto-fotonya sedang berpose dengan buku-buku gue. Hal ini melahirkan pertanyaan yang tak dapat dibantah lagi:buku-buku gue emang ngebuat orang bego


  • Babi ngesot-datang tak dijemput pulang tak berkutang
Kesurupan Mbak Minah semakin menjadi-jadi. Tubuhnya semakin susah dikendalikan oleh kita bertiga. Lalu tiba-tiba, Ingga berkata, ‘Pencet idungnya, Bang.’
‘Apa?’
‘Idungnya,’ Ingga meyakinkan. ‘Aku pernah baca di mana gitu, pencet aja idungnya.’
‘Tapi, Ngga?’
‘ABANG! PENCET IDUNGNYA SEKARANG!’ Edgar memerintahkan gue.
Daripada kehilangan nyawa, gue ikutin saran mereka. HAP! Gue pencet idungnya Mbak Minah. Kita semua terdiam untuk beberapa saat. Semua menunggu efek yang datang dari mencet idung orang kesurupan. Apakah setannya akan keluar? Apa yang akan terjadi setelah ini?
Ternyata,
gak ngefek.
‘Kok nggak ngaruh?’ kata tanya gue.
Ami, yang emang expert soal kesurupan, langsung teriak, ‘YA IYALAH!!!! JEMPOL KAKINYA TAU YANG DIPENCET, BUKAN IDUNG!’
Babi Ngesot: Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang adalah kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi Raditya Dika, penulis Indonesia terbodoh saat ini. Simak tujuh belas cerita aneh-tapi-nyata Raditya di buku ini, termasuk kalang kabut digencet kakak kelas, dihantuin setan rambut poni, sampai perjuangan menyelamatkan keteknya yang sedang “sakit”.